Friday, March 9, 2012

Warisan Tuhan

Sumber : http://www.bethanychurchsydney.org.au

Ringkasan Kotbah : Pdt. Sugandi
Tanggal : 18 May 2008


Warisan mempunyai arti yang berbeda di perjanjian lama dan perjanjian baru. Di perjanjian lama warisan sering kali di artikan tanah, harta, kuasa, dan sejenisnya. Tetapi di perjanjian baru warisan indentik dengan suatu hubungan ayah dan anak.
Di perumpamaan kebun anggur (Markus 12: 1-11), dapat kita simpulkan bahwa Tuhan Yesus adalah ahli waris tunggal, sedangkan dari Galatia 4: 6-7 Gereja (kita semua orang percaya) adalah ahli waris bersama. Sekarang pertanyaanya adalah berupa apakah warisan Tuhan itu?
1.  Kerajaan Allah (Matius 21:43, Matius 25: 34, 1Korintus 6: 9, 1 Korintus 15: 50).
Kerajaan disini bukan berarti suatu tempat, negara, atau semacam itu. Tetapi kerajaan Allah disini adalah suatu nuansa dimana Yesus adalah Raja dan kita sebagai rakyatNya. Dalam hidup kita siapakah yang menjadi raja atas hidup kita? Masih diri kita sendiri atau sudahkah kita menjadikan Yesus sebagai Raja atas hidup kita?
2.  Hidup yang kekal (Matius 19:29, Lukas 10: 25, 1 Timotius 6: 18-19).
Hidup yang kekal tidak hanya berbicara tentang lamanya jangka waktu, tetapi juga berbicara tentang kualitas hidup yang sebenarnya. Hidup yang kekal adalah kualitas kehidupan dimana kehendak Allah terjadi dalam hidup kita, yaitu hidup di bawah pimpinan Tuhan (Kerajaan Allah). Kapankah kita memperoleh warisan hidup yang kekal ini? Sekarang juga pada saat kita percaya dan taat pada Tuhan (Yohanes 3: 16, 36).
Ada banyak lagi warisan-warisan Tuhan yang lain, tetapi point-point diatas adalah dua dari yang terutama. Kita sudah mendapatkan sebagian dari warisan-warisan Tuhan, belum semuanya. Tetapi Tuhan sudah memberikan jaminanNya kepada kita, yaitu Roh Kudus (Efesus 1: 14, 2 Korintus 1: 21-22, 2 Korintus 5: 5).
Tuhan Yesus memberkati.

0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More