Sumber : http://www.renungan-spirit.com
Bacaan: Lukas 5:37-39
Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?-
Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?-
Kita merasa jenuh dengan pekerjaan. Kita bermalas-malasan pergi ke tempat kerja.
Selalu saja ada alasan untuk ijin atau mengambil cuti. Kita tidak memiliki antusias
dalam bekerja. Kinerja kita tidak meningkat tapi menurun. Grafik kita statis
dan bukan dinamis. Kreatifitas kita mati dan miskin inovasi. Bisa jadi semua
tanda-tanda di atas menunjukkan bahwa kita sedang mengalami gejala Career Paralyse
( kelumpuhan karir). Kalau tidak segera diatasi, bisa-bisa karir kita akan mandeg
atau bahkan tamat! Bagaimana cara mengatasinya?
Satu, tentukan target baru. Banyak orang mengalami kelumpuhan karir karena
ia sudah kehilangan target. Bisa karena target yang ingin ia capai sangat kabur
tapi bisa juga karena targetnya sudah terpenuhi . Jika target sudah sangat kabur,
ada baiknya kita menata ulang lagi target macam apa yang ingin kita capai. Dalam
menetapkan targetnya, hendaknya target tersebut benar-benar jelas dan masuk
akal. Kalau kelumpuhan karir tersebut disebabkan target yang sudah dipenuhi,
kita harus membuat target baru yang lebih besar dan lebih menantang untuk peningkatan
karir kita.
Dua, temukan motivasi baru. Kelumpuhan karir juga disebabkan hilangnya motivasi.
Kita perlu mendapatkan kembali hal-hal yang bisa memotivasi kita. Membahagiakan
keluarga, menciptakan masa depan yang lebih baik, dan memaksimalkan potensi
diri bisa menjadi sumber motivasi bagi kita.
Tiga, tidak berpuas diri. Jika kita sudah berpuas diri dengan apa yang kita
kerjakan, puas dengan posisi kita dalam pekerjaan, dan puas dengan hasil kerja
kita, bisa-bisa kita akan mengalami kelumpuhan karir, sebab tanda awal dari
kelumpuhan karir adalah berpuas diri. Memang Alkitab mengajarkan kepada kita
untuk mengucap syukur dalam segala hal. Namun hal tersebut bukan berarti membuat
kita berhenti dan berpuas diri. Masih ada kesuksesan besar yang perlu kita raih.
Masih ada jenjang karir yang lebih tinggi yang perlu kita capai. Masih ada potensi
dalam diri yang perlu kita tingkatkan.
Kelumpuhan karir hanya akan membuat potensi diri kita mati dan tidak berkembang.
0 comments:
Post a Comment