Sumber : Kuasa Karena Doa, E.M.Bounds
Selama menderita sakit, saya terdorong untuk menguji
kehidupan saya, dalam hubungannya dengan kehidupan yang kekal, lebih erat lagi
daripada yang pernah saya lakukan pada waktu saya dalam keadaan sehat. Dalam penyelidikan
berkenaan dengan tugas kewajiban saya terhadap sesama sebagai seorang manusia,
sebagai seorang pendeta Kristen, dan sebagai seorang pemimpin Gereja, saya
merasa dibenarkan oleh kata hati saya. Tetapi dalam hubungan saya kepada
Penebus dan Juru Selamatku, maka hasilnya lain sama sekali.
Rasa syukur dan terima kasih saya, ketaatan saya sungguh tak
sebanding dengan kasihNya, penebusanNya, pemeliharaanNya, perlindunganNya
terhadap seluruh kehidupan saya mulai drai masa kecilku hingga masa tuaku. Kedingan
kasih saya kepadaNya, yang lebih dahulu telah mengasihi saya, dan yang sudah
begitu banyak berbuat kebaikan bagi saya sungguh menghancurkan dan
membingungkan saya. Dan lagi, untuk melengkapi watak saya yang tidak berharga
itu, bukan saja saya lalai untuk mengembangkan karunia yang telah diberikan
kepada saya untuk memperluas tugas kewajiban dan hak istimewa saya, tetapi juga
karena kelalaianku itu saya telah mundur dalam kegairahan dan kasih saya yang
mula-mula, sedangkan hidup saya penuh dengan kekuatiran dan pekerjaan yang
membingungkan. Maka kusutlah hati saya, saya merendahkan diri saya, memohon
ampun, dan memperbaharui janji saya untuk berusaha dan mempersembahkan diri
saya tanpa syarat kepada Tuhan.
Uskup McKendree
0 comments:
Post a Comment