Wednesday, December 21, 2011

Apa yang Kita Percaya Tentang Manusia

Moral/Ahklak Bebas Seseorang
 Tuhan menciptakan manusia sesuai dengan rupa/gambarNya, tanpa dosa, dengan moral yang bebas dan bertanggung jawab dalam memilih baik dan buruk, benar dan salah. Dari dosa Adam, dimana manusia adalah keturunan Adam dirusak pada sifat paling dasar manusia sehingga sejak dari lahir manusia telah membawa dosa. Manusia tidak mampu dengan kekuatan sendiri dan bekerja untuk memulihkan hubungan yang benar dengan Tuhan untuk mendapat keselamatan yang kekal.Tuhan Yang  Maha Kuasa menyediakan semua sumber Trinitas untuk membuat mungkin bagi manusia menjawab kasih karuniaNya melalui keyakinan di dalam Yesus Kristus sebagai Penyelamat dan Raja. Dengan kasih karunia Tuhan dan menolong orang lain, manusia mampu melakukan pekerjaan-pekerjaan yang baik sesuai kemauan.
(Kejadian 1:27, Mazmur 51:5; 130:3, Roma 5:17-19, Efesus 2:8-10)

Hukum Hidup dan Cinta
Hukum Tuhan untuk semua kehidupan manusia, pribadi dan bermasyarakat, dinyatakan didalam dua perintah Tuhan: “Cintailah Tuhan Allah mu dengan segenap hatimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti kamu mengasihi diri sendiri”. Perintah ini menunjukkan apa yang terbaik bagi seseorang di dalam hubungan mereka dengan Tuhan, dengan sesama, dan masyarakat. Perintah tersebut menetapkan prinsip-prinsip kewajiban manusia di dalam pribadi diri sendiri dan kehidupan bermasyarakat. Perintah tersebut juga mengakui Tuhan sebagai satu satunya penguasa. Semua manusia sebagai ciptaan-Nya dan di dalam gambarNya memiliki hak yang sama tanpa membedakan jenis kelamin, suku atau warna kulit. Oleh karena itu semua manusia seharusnya memberi kepatuhan yang mutlak kepada Tuhan di dalam pribadi diri sendiri, masyarakat, dan berpolitik. Manusia seharusnya berjuang  untuk melindungi kehormatan orang lain, dan menghormati mereka sesama manusia, menghormati hak sesama, dan kebahagiaan terbesar sesama di dalam kepemilikan dan pelaksanaan hak dalam hukum moral.
(Matius 23:35-40, Yohanes 15:17, Galatia 3:28, 1 Yohanes 4:19-21)

Pekerjaan-pekerjaan Baik  
Pekerjaan-pekerjaan Baik  adalah buah dari keyakinan di dalam Yesus Kristus, tetapi pekerjaan-pekerjaan tidak dapat menyelamatkan kita dari dosa kita maupun dari keputusan Tuhan. Sebagai ungkapan dari keyakinan umat Kristen dan cinta, pekerjaan-pekerjaan baik kita dilakukan dengan rasa hormat dan rendah hati, keduanya diterima dan menyenagkan bagi Tuhan. Akan tetapi, pekerjaan-pekerjaan baik tidak mendapat anugrah Tuhan.
(Matius 5:16; 7:16-20, Roma 3:27-28, Efesus 2:10, 2 Timotius 1:8-9, Titus 3:5)


0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More