Setiap manusia pernah merasakan suka, duka, namun terkadang duka yang dirasakan sering kali merusak keyakinan akan sesuatu yang telah di percayai. Bencana , musibah, selalu datang silih berganti, dan tidak ada yang bisa menduga kapan akan terjadi. Saat ini aku sedang diselimuti mendung kelam, dan bertanya “Benarkah Tuhan itu ada?”, “Benarkah Yesus itu Mesias?”, “Benarkah Bapa Di Surga Mengasihi Umatnya????”..
Nyawa, kesehatan, keselamatan, rejeki,dan mungkin semua yang di kehendaki oleh manusia datangnya dari Tuhan, tapi mengapa Ia mencabut nyawa manusia, memberi bayi yang cacat kepada seorang ibu, tidak adanya rejeki yang datang meski telah letih berusaha keras, yang membuat seorang bapak melakukan kejahatan.
Mesias, penebus dosa manusia, jika benar adanya bahwa dosa – dosa manusia sudah ditebus, tapi mengapa sampai sekarang ini masih banyak manusia yang menderita, menderita kelaparan, kemiskinan, yang sebagian besar mereka sendiri tidak tahu apa penyebabnya. Apakah karena korupsi yang merajalela di negeri? , apakah karena kondisi prekonomian di negara yang belumstabil? Atau apakah memang dosa kita sebai umat manusia tidak cukup ditebus oleh putra-NYA yang tunggal Yesus yang telah mati di kayu salib????.
Beribu doa dan harapan di lanturkan, namun hanya sebagian dari mereka yang di dengar doanya, apa Tuhan itu pilih kasih, hanya mendengar mereka yang kaya?, atau hanya mendengar mereka yang pelayanan nya banyak? Seperti kesaksian Nick yang berkata “Indah Pada Waktun-NYA” , tapi apa manusia masih punya cukup waktu untuk menunggu indah pada waktu-NYA (TUHAN) tersebut???...
Namun di balik penderitaan dan kekecewaan, kita selalu lupa bahwa setiap harinya Tuhan telah memberi lebih dari apa yang kita butuhkan, matahari , udara , air, semua itu adalah pemberian-NYA, dan satu hal penting manusia sering lupa adalah “Nafas Kehidupan Yang Diberikan Tuhan”, tidak peduli mereka kaya, miskin, cacat, kita semua memiliki kehidupan. Dan saya yakin jika kita hidup dengan mensyukuri pemberian-Nya setiap hari, kita pasti bisa mendapatkan semua janji Tuhan.,karena saya sebagai kristen hidup untuk percaya, berdoa, dan menunggu bahwa “Indah pada waktu-Nya” akan tiba.
AMIN…..
Nyawa, kesehatan, keselamatan, rejeki,dan mungkin semua yang di kehendaki oleh manusia datangnya dari Tuhan, tapi mengapa Ia mencabut nyawa manusia, memberi bayi yang cacat kepada seorang ibu, tidak adanya rejeki yang datang meski telah letih berusaha keras, yang membuat seorang bapak melakukan kejahatan.
Mesias, penebus dosa manusia, jika benar adanya bahwa dosa – dosa manusia sudah ditebus, tapi mengapa sampai sekarang ini masih banyak manusia yang menderita, menderita kelaparan, kemiskinan, yang sebagian besar mereka sendiri tidak tahu apa penyebabnya. Apakah karena korupsi yang merajalela di negeri? , apakah karena kondisi prekonomian di negara yang belumstabil? Atau apakah memang dosa kita sebai umat manusia tidak cukup ditebus oleh putra-NYA yang tunggal Yesus yang telah mati di kayu salib????.Beribu doa dan harapan di lanturkan, namun hanya sebagian dari mereka yang di dengar doanya, apa Tuhan itu pilih kasih, hanya mendengar mereka yang kaya?, atau hanya mendengar mereka yang pelayanan nya banyak? Seperti kesaksian Nick yang berkata “Indah Pada Waktun-NYA” , tapi apa manusia masih punya cukup waktu untuk menunggu indah pada waktu-NYA (TUHAN) tersebut???...
Namun di balik penderitaan dan kekecewaan, kita selalu lupa bahwa setiap harinya Tuhan telah memberi lebih dari apa yang kita butuhkan, matahari , udara , air, semua itu adalah pemberian-NYA, dan satu hal penting manusia sering lupa adalah “Nafas Kehidupan Yang Diberikan Tuhan”, tidak peduli mereka kaya, miskin, cacat, kita semua memiliki kehidupan. Dan saya yakin jika kita hidup dengan mensyukuri pemberian-Nya setiap hari, kita pasti bisa mendapatkan semua janji Tuhan.,karena saya sebagai kristen hidup untuk percaya, berdoa, dan menunggu bahwa “Indah pada waktu-Nya” akan tiba.
AMIN…..
0 comments:
Post a Comment